Apa yang Terjadi Jika AC Mobil Jarang Digunakan? Intip Semua Penjelasnnya Disini

- Minggu, 17 September 2023 | 06:11 WIB
Apa yang Terjadi Jika AC Mobil Jarang Digunakan Intip Semua Penjelasnnya Disini (pixabay/kaboompics)
Apa yang Terjadi Jika AC Mobil Jarang Digunakan Intip Semua Penjelasnnya Disini (pixabay/kaboompics)

Fokus Media - AC mobil merupakan salah satu fitur penting yang biasa digunakan untuk menjaga suhu di dalam mobil agar tetap nyaman saat berkendara, terutama di cuaca panas.

Namun, ada kalanya AC mobil jarang digunakan, apakah hal ini dapat mempengaruhi performa serta kondisi AC mobil secara keseluruhan?

Penumpukan Kotoran dan Jamur

Baca Juga: Khusus Mobil Manual, Ini Tips Merawat Mobil Manual agar Performa Tetap Prima, Ada Hal yang Harus Dihindari

Salah satu akibat dari jarangnya penggunaan AC mobil adalah penumpukan kotoran dan jamur di dalam bagian evaporator, filter udara, dan saluran AC mobil.

Ketika AC mobil tidak digunakan, uap air yang biasanya terkondensasi pada evaporator dapat menyebabkan penumpukan kotoran di dalamnya.

Selain itu, kelembaban yang tinggi saat AC mobil tidak digunakan juga dapat memicu pertumbuhan jamur di dalam sistem AC.

Penumpukan kotoran dan jamur ini dapat mengganggu aliran udara dan mempengaruhi performa pendinginan AC mobil.

Baca Juga: Jangan Sepelekan Ini! Pentingnya Servis Berkala pada Mobil Matic Demi Menjaga Kinerja Mesin Tetap Optimal

Kerusakan pada Komponen

Komponen-komponen AC mobil yang jarang digunakan cenderung mengalami keausan lebih cepat dibandingkan dengan komponen yang secara rutin digunakan.

Misalnya, compressor dan clutch AC yang jarang digunakan dapat mengalami kerusakan dan keausan meski mobil dalam keadaan menyala.

Hal ini disebabkan oleh kurangnya pelumasan karena kurangnya pergerakan dan aktivitas komponen tersebut.

Peredaran Refrigeran yang Terganggu

Halaman:

Editor: S. Arifin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X